Kutipan Novel


Bittersweet Love
Oleh Netty Virgiantini & Aditia Yudis (Gagasduet)
Penerbit GagasMedia
Sinopsis
Merindukanmu adalah satu-satunya kata yang dapat menggambarkan rasa ini. Dan semuanya dimulai sejak aku kehilanganmu.
Ketika waktu membawakan pilihan-pilihan lain untukku,,langkahku masih terbelit oleh ingatan tentangmu. Kasih sayang yang seluruhnya milikku pun harus terbagi. Bahkan, rumah tak lagi menjadi tujuanku untuk pulang.
Kini aku menyadari bahwa semua sudah berganti dan yang bisa kulakukan hanyalah menghadapi. Semua yang telah lewat tak mungkin bisa kembali. Apa yang kupikir lenyap, nyatanya tertutup emosi. Butuh waktu untuk belajar mencintai lagi. Dengan penuh keyakinan diri aku melakukannya.
Menerima. Cinta sesederhana itu saja.


ÉclairOleh Prisca Primasari
Penerbit GagasMedia
Sinopsis
Seandainya bisa, aku ingin terbang bersamamu dan burung burung di atas sana. Aku ingin terus duduk bersamamu di bawah teduhnya pohon berbagi éclair, ditemani matahari dan angin sepoi-sepoi. Aku ingin terus menggenggam jari-jemarimu, berbagi rasa dan hangat tubuh-selamanya.
Sayangnya,gravitasi menghalangiku. Putaran bumi menambah setiap detik di hari-hari kita. Seperti lilin yang terus terbakar, tanpa terasa waktu kita pun tidak tersisa banyak. Semua terasa terburu-buru. Perpisahan pun terasa semakin menakutkan.
Aku rebah di tanah. Memejamkan mata kuat-kuat karena air mata yang menderas, “Aku masih disini,” bisikmu,selirih angin sore. Tapi aku tak percaya. Bagaimana jika saat aku membuka mata nanti, kau benar-benar tiada?


Selamanya Cinta
Oleh Kireina Enno
Penerbit Bukuné
Sinopsis
Bahagia itu sederhana—duduk diam bersamamu saja telah membuatku bahagia. Bersamamu membuat hari-hariku penuh warna. Begitukah makna sahabat, seseorang yang membuatmu rindu, membuatmu tersenyum diam-diam ketika mengingatnya? Ataukah aku telah jaatuh cinta kepadamu—dalam kebersamaan hari-hari kita?
Namun, jika cinta membuat kita luka danmembuatku kehilanganmu, aku memilih menyimpan cintaku di relung hati paling jauh. Dan, luka, biarkan is pun tersimpn di hati. Dengan begitu, kau akan tetap di sisiku, bukan? Ah nyatanya, kau tetap menjelma kehilangan dalam kisah kita. Entah bagaimana, aku pun kehilangan bahagia.
Kau di takdir manakah kita bisa bertemu kembali?
Aku menunggumu….


0 komentar:

Posting Komentar